Not Ads

6 Kebiasaan yang Membuat Cepat Tua

Posted by Bhoo On Jumat, 29 April 2011 0 komentar

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa merokok dan minuman beralkohol berefek negatif bagi kesehatan.
Namun tidak banyak orang mengetahui apa saja hal-hal yang tampaknya sepele namun berdampak besar terhadap kesehatan. Berikut ini beberapa jenis kebiasaan yang membuat tubuh tampak lebih tua tanpa kita sadari.

1. Melihat dengan menyipitkan mata
Seringkali kita mengamati sesuatu yang menarik dengan berjinjit dan menyipitkan mata. Sebenarnya, kebiasaan ini menjadikan kerutan di sekitar mata semakin jelas.
Untuk meningkatkan elatisitas kulit sekitar mata, gunakan krim kolagen, lalu urut daerah sekitar mata dengan arah kanan-kiri dan atas-bawah. Lakukan beberapa kali sehari. Pastikan juga Anda memakai kacamata hitam saat berada di luar ruangan atau pakailah kacamata jika memiliki gangguan penglihatan.

2. Memakai bodi scrub
Secara rutin kita memang harus membuang sel-sel kulit mati agar kulit terlihat lebih bercahaya. Tetapi jangan menggosok tubuh terlalu keras atau terlalu sering. Luluran dengan scrub lebih dari sekali dalam seminggu, bisa menyebabkan kerusakan lapisan kulit dan melemahkan fungsi alami kulit sebagai pelindung. Terlalu keras dan terlalu sering melulur tubuh, juga bisa menimbulkan luka dan infeksi jaringan kulit. Pada akhirnya, kulit akan rentan terhadap proses penuaan.
Bagi pemilik kulit sensitif atau alergi, hindari lulur berbahan buah dan gel. Setelah melulur tubuh, jangan lupa gunakan pelembab. Produk yang mengandung minyak zaitun dan lidah buaya sangat dianjurkan bagi kulit kering. Bagi kulit berminyak, gunakan produk bebas minyak, atau produk dengan kandungan asam hyaluronic yang cocok untuk kulit berminyak.

3. Minum menggunakan sedotan
Walaupun terlihat seksi, minum menggunakan sedotan tidak baik bagi kesehatan kulit. Gesekan antara kulit bibir dengan sedotan menimbulkan kerutan di sekitar mulut yang sangat sukar dihilangkan saat facial atau pengencangan.

4. Merokok
Menyelipkan rokok di sela-sela bibir bisa menimbulkan kerutan pada bibir. Para perokok biasanya akan terlihat lebih tua daripada orang yang tidak merokok, bukan hanya karena penuaan kulit, tetapi akibat kerutan sehingga menimbulkan efek menua.

5. Postur tubuh
Selain menjaga kesehatan kulit, penampilan kita juga sangat dipengaruhi postur tubuh. Punggung yang bungkuk, bahu yang jatuh dan dada yang turun akan membuat gadis 20 tahun terlihat sangat tidak menarik.

6. Kebiasaan mengunyah
Kebiasaan mengunyah permen karet atau makanan ringan bukan hanya berbahaya pada luka lambung, tetapi juga menyebabkan kerutan dan penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah akan meningkat dan adanya penonjolan pembuluh darah.
Apabila ingin mengunyah permen karet, lebih baik mencoba meditasi berikut. Coba rileks dan duduk nyaman, lalu letakkan tangan di lutut dengan telapak terbuka. Tarik napas panjang lewat hidung lalu keluarkan melalui mulut, lakukan berulang-ulang.

Duduk Bisa Membunuh Anda!

Posted by Bhoo On Senin, 25 April 2011 0 komentar

Duduk sepanjang hari ternyata berbahaya bagi kesehatan manusia. Duduk membuat Anda bertambah gendut, lemah, bahkan meninggal dunia. Berdasarkan penelitian terbaru, pekerja kantoran harus waspada.

Menurut James Vlahos dari New York Times, kegemukan terjadi karena seseorang duduk sepanjang hari dan tidak mengeluarkan energi yang seharusnya terbuang dari makanan yang dikonsumsi. Selain itu, duduk bisa membuat Anda sakit.
"Ketika Anda duduk, aktivitas elektrik otot menurun. Otot Anda layaknya kuda mati. Ini membahayakan efek metabolisme. Tingkat pembakaran kalori terus menurun akibatnya Anda berisiko terkena penyakit diabetes dan obesitas. Enzim yang bertanggung jawab untuk menghancurkan lemak dan trigliserida (enzim penyedot lemak dan melancarkan aliran darah) menjadi tidak berfungsi," tulis Vlahos, dikutip Business Insider.

Selain itu, berdasarkan keterangan Vlahos, pria yang duduk selama enam jam setiap hari 20% lebih mungkin meninggal dunia dibandingkan pria yang duduk tiga jam tanpa henti.
Di sisi lain, perempuan yang duduk enam jam setiap hari 40% lebih mungkin meninggal dibandingkan perempuan yang duduk tiga jam tanpa henti. 

Pada tanggal 12 Januari 2007, seorang wanita berusia 28 tahun, ibu dari tiga anak, meninggal akibat meminum terlalu banyak air. Tubuhnya ditemukan di rumahnya sesaat setelah ia mengikuti pertandingan yang diadakan oleh stasiun radio lokal. Pertandingan dengan judul "Hold Your Wee For A Wii" tersebut menjanjikan hadiah sebuah video game Wii bagi kontestan yang bisa meminum air sebanyak-banyaknya tanpa berkemih (buang air kecil).
Diduga wanita tersebut meminum sekitar 2 galon akhir pada saat pertandingan. Ironisnya ketika wanita tersebut (dan peserta lainnya) mengeluh merasa tidak nyaman dan menunjukkan tanda-tanda kesakitan setelah meminum air, mereka malah ditertawakan oleh penyelenggara lomba.
Kisah tragis tersebut menunjukkan pada kita pentingnya untuk mengetahui mengapa meminum terlalu banyak air dapat membahayakan tubuh.

Pada saat anda mengabaikan kebutuhan rasa haus dan berusaha semaksimal mungkin untuk meminum bergelas-gelas air dalam sehari (hanya karena diberitahu bahwa banyak minum itu baik untuk kesehatan), maka sebenarnya pada saat itu Anda sedang menyakiti tubuh Anda melalui dua cara:

1. Meminum terlalu banyak air dapat meningkatkan volume darah. Dan karena darah kita beredar di dalam suatu sistem yang tertutup (sistem sirkulasi), maka peningkatan volume darah akan membebani kerja jantung dan pembuluh-pembuluh darah.
2. Ginjal harus bekerja keras untuk menyaring kelebihan air dari sistem sirkulasi tersebut. Ingatlah bahwa ginjal kita bukan seperti pipa silinder, yang jika diguyur air dalam jumlah banyak akan membersihkan bagian dalam pipa/ginjal tersebut. Melainkan, ginjal kita tersusun dari unit-unit penyaringan yang disebut glomerulus. Glomerulus tersebut akan rusak apabila diberi beban berlebihan, dan meminum air dalam jumlah besar merupakan salah satu dari sekian penyebab yang membahayakan ginjal.

Memberikan beban kerja terhadap sistem jantung dan ginjal dengan meminum air dalam jumlah besar sepintas seperti sebuah proses yang tidak kelihatan dari luar; bagi sebagian orang, sulit untuk mengetahui bahwa jantung dan ginjalnya sedang bekerja keras mengatasi kelebihan air. Namun jangan salah, bahwa proses ini sedang berjalan dalam tubuh dan dapat membahayakan kesehatan jika terjadi dalam waktu lama.

Memaksa tubuh Anda untuk menerima sejumlah besar air dalam waktu yang relatif singkat ? katakanlah satu atau dua jam seperti pada kisah di atas- dapat berakibat fatal bagi kesehatan. Berikut alasannya:

Ketika Anda memaksa untuk minum air dalam jumlah besar dalam waktu singkat, maka ginjal akan berupaya keras untuk mengeliminasi (menghilangkan) air dari sistem tubuh demi menjaga jumlah cairan dalam level yang aman.
Dan pada saat sistem darah menjadi lebih encer akibat asupan air yang berlebihan, maka konsentrasi elektrolit darah akan menurun relatif terhadap konsentrasi elektrolit di sel-sel tubuh. Akibatnya adalah, sel-sel tubuh akan menyerap air tersebut dari sistem sirkulasi darah, mengakibatkan sel membengkak akibat kepenuhan air.
Jika pembengkakan ini terjadi di sel-sel otak (yang ditahan oleh tulang tengkorak) maka akan terjadi peningkatan tekanan intrakranial (dalam kepala) yang berefek pada penekanan terhadap organ otak. Akibatnya, Anda akan mengalami gejala-gejala seperti sakit kepala hingga kesulitan bernapas (yang pusatnya berada di otak). Dan seperti yang dikisahkan di awal, sangat mudah untuk mengalami kematian dalam jangka waktu yang singkat. 

Jadi harus berapa banyak air yang harus kita minum demi menjaga kesehatan?
Jawaban untuk pertanyaan ini bergantung kepada banyak faktor, seperti pola diet Anda sehari-hari, aktivitas fisik, serta lingkungan sekitar (iklim dll).
Jika Anda mengkonsumsi banyak makanan yang secara alami tinggi kandungan airnya, seperti sayuran, buah, atau rebusan, maka Anda tidak perlu minum dalam jumlah banyak. Apalagi jika Anda tidak mengkonsumsi garam-garaman atau bumbu lain, maka kebutuhan jumlah air yang diminum juga akan lebih sedikit.
Sebaliknya, apabila Anda kurang mengkonsumsi sayuran, dan/atau sering mengkonsumsi makanan tinggi garam dan bumbu, maka Anda harus meminum air dalam jumlah yang lebih banyak setiap harinya.
Selain faktor diet makanan, jika Anda adalah orang yang berkeringat pada keadaan normal, misalnya akibat latihan fisik atau cuaca panas, maka Anda harus lebih meningkatkan asupan cairan (baik melalui makanan atau minuman) dibandingkan dengan orang yang jarang berkeringat.

Dan akhirnya, panduan terbaik yang dapat saya berikan pada Anda adalah minum dengan mengikuti panggilan rasa haus. Rasa haus merupakan mekanisme alamiah tubuh yang telah diatur sedemikian rupa sehingga penurunan cairan dalam tubuh akan memicu kebutuhan untuk mengasup cairan dalam sesuai jumlah yang diperlukan tubuh. Beberapa orang memang meyakini bahwa rasa haus bukanlah indikator berapa jumlah air yang harus diminum, namun kenyataannya orang-orang dengan dehidrasi kronik kebanyakan telah mengabaikan panggilan rasa haus dari dalam tubuhnya.

Beberapa orang juga mengusulkan untuk melihat warna urin sebagai cara menentukan apakah ia mengalami dehidrasi atau tidak. Dalam hal ini, urin yang kuning pekat merupakan tanda dehidrasi. Namun perlu diingat, bahwa warna urin tidak selalu dipengaruhi oleh status dehidrasi tubuh; ada beberapa bahan kimia seperti vitamin sintetis atau makanan yang bisa mewarnai urin.

Banyak orang beranggapan bahwa bunyi itu berhubungan dengan derak sendi yang sedang letih atau pegal-pegal, dan mempercayai bunyi itu disebabkan oleh tulang-tulang yang bergesekan. Sebenarnya bunyi berderak ini tidak disebabkan oleh pergesekan tulang, tetapi oleh gas diantara sendi yang ada pada tubuh kita.
Sendi kita mengandung sesuatu yang disebut sinovia, yang membantu melumasi sendi. Cairan sinovia mengandung gas oksigen, nitrogen, dan karbondioksida. Para Peneliti menunjukkan bahwa ketika menderakkan sebuah sendi, justru Anda menjauhkan tulang-tulangnya, dan kapsul yang mengelilingi sendi itu pun meregang.
Hal ini menyebabkan cairan sinovia menyemprot dari satu sisi buku, ke sisi buku yang lainnya. Cairan yang berpindah ini menciptakan ruang kosong, yang dengan cepat terisi dengan gas lagi. Perpindahan gas yang cepat inilah yang memunculkan bunyi letupan. Untuk kembali menderakkan buku jari yang sama, Anda harus menunggu sampai gasnya kembali ke cairan sinovia. Itulah sebabnya, kita tidak bisa menderakkan buku jari yang sama dua kali berturut-turur dengan cepat.
Konon jika sering melakukan hal ini, misalnya hal ini sering kita lakukan dijemari tangan, maka daya genggam pada sendi kita akan berkurang, dan akan menyebabkan pengapuran pada tulang atau sendi-sendi kita. So? masih mau melakukan hal ini???

Cheat Ayodance Mei 2011 (v.6065)

Posted by Bhoo On Senin, 18 April 2011 1 komentar

 
Fitur : Hack PF On. Cheat yang ini berlaku untuk semua patch.

Fitur :
- Force Map =  F1
- Perfect Normal, Beat Rush, Beat Up On  =   F3
- Force Chance 6  =  F6
- Insane On   =  F9
- Insane Off   =  F10
- PF x9999    =  F11
- Clubber Open Last NPC  =  F12
- No Red Key  =  Insert
- Arrow 2k   =  Insert (Login screen)
- Anti Sensor   =  Numlock
- Peach Emo  =  Auto On    



Clone NPC 

Fitur: - Normal PF ON
- Fore Map to Club MG
- Bug Story On/Off
- Force Mode C4  

Jangan dicari :